Sensor SpO2 yang Dapat Digunakan Kembali: Pemeriksaan Pra-Penggunaan

Sep 28, 2025 Tinggalkan pesan

Dalam lingkungan medis, pemantauan SpO2 sangat penting untuk menilai fungsi pernapasan dan peredaran darah. Kinerja sensor SpO2 yang dapat digunakan kembali berdampak langsung pada keakuratan data dan keputusan klinis. Panduan ringkas ini membantu pembeli medis, teknisi, dan profesional perdagangan luar negeri menguasai pengujian pra-penggunaan.
I. Pra-Persiapan Pengujian
Hilangkan gangguan eksternal dengan langkah-langkah berikut:

  • Lingkungan & Peralatan: Jaga suhu pada 18-25 derajat, kelembapan 30%-60%, dan hindari cahaya yang kuat. Siapkan monitor SpO2 yang telah dikalibrasi, jari simulasi standar/jari sukarelawan sehat, kain lembut, dan alkohol medis 75%.
  • Pemeriksaan Sensor: Periksa apakah ada cangkang probe yang retak/berubah bentuk/menguning (mencegah kerusakan komponen internal), kabel tidak rusak (tidak aus/rusak), dan konektor-bebas karat/longgar-bebas. Konfirmasikan kompatibilitas-model sensor dengan monitor (hindari ketidakcocokan-protokol merek).


II. Langkah Pengujian Inti

  1. Tes Koneksi: Hubungkan sensor ke monitor; nyalakan. Monitor akan mengenali sensor dalam waktu 30 detik. Jika tidak, periksa kembali kontak/kompatibilitas-masalah yang terus-menerus berarti kemungkinan kesalahan internal.
  2. Uji Fungsi: Pasang probe ke jari simulasi/relawan (tidak ada kebocoran cahaya). Monitor akan menampilkan SpO2 dan denyut nadi dalam 10-15 detik. Penyesuaian probe yang sedikit tidak akan menyebabkan fluktuasi atau kehilangan data yang tajam (sinyal yang tidak stabil menunjukkan penuaan LED/fotodetektor).
  3. Uji Akurasi: Gunakan simulator SpO2 yang dikalibrasi untuk menghasilkan nilai standar (90%, 95%, 100%). Pastikan kesalahan mengikuti ISO 80601-2-61: ±2% (80%-100% SpO2) atau ±3% (70%-79% SpO2). Melebihi jumlah ini memerlukan kalibrasi ulang; kalibrasi ulang yang gagal berarti membuang.
  4. Uji Daya Tahan: Untuk sensor bekas, jalankan pemantauan berkelanjutan selama 30-menit. Rekam data setiap variasi 5 menit harus tetap ±1%. Penyimpangan bertahap menandakan kelelahan komponen.
Reusable Adult Spo2 sensor

AKU AKU AKU. Pasca-Uji & Pemeliharaan

  • Pembuangan: Sensor yang memenuhi syarat: Bersihkan dengan alkohol, keringkan, dan simpan dalam kotak bersih/kering. Sensor yang tidak memenuhi syarat: Tandai dan isolasi; memperbaiki kesalahan kecil (misalnya kerusakan kecil pada kabel) atau membuang kesalahan yang tidak dapat diperbaiki (sesuai aturan limbah medis).
  • Perawatan Harian: Bersihkan probe dengan alkohol setelah digunakan (jangan direndam sepenuhnya); hindari menarik kabel/memutar probe atau memaparkannya ke lingkungan ekstrem. Tes ulang setiap 3 bulan (atau sesuai saran produsen).


Mengikuti langkah-langkah ini memastikan pemantauan SpO2 akurat dan kepatuhan terhadap peraturan global-penting bagi institusi medis dan eksportir perangkat.

Kirim permintaan

whatsapp

teams

Email

Permintaan