SPO2 (saturasi oksigen kapiler perifer) - metrik kunci untuk menilai pengiriman oksigen ke jaringan perifer - biasanya diukur dengan aoksimeter denyut nadi, non - invasif, mudah - ke - Gunakan perangkat. Di bawah ini adalah langkah yang disederhanakan - oleh - panduan langkah dan catatan kunci:
1. Persiapkan perangkat & lingkungan
Pilih oksimeter pulsa yang divalidasi secara klinis (misalnya, model ujung jari untuk penggunaan di rumah; pergelangan tangan/meja untuk klinik). Bersihkan sensor dengan desinfektan ringan (jika dibagikan) dan pastikan memiliki daya.
Hindari gangguan cahaya langsung/kuat atau elektromagnetik (misalnya, dekat perlengkapan medis besar) untuk mencegah pembacaan yang menyimpang. Jaga ruangan pada suhu yang nyaman (dingin ekstrem mengurangi aliran darah jari).
2. Persiapkan situs pengukuran
Orang dewasa/anak yang lebih tua: Gunakan ujung jari (indeks, tengah, cincin).Bayi: Gunakan kaki atau telapak tangan (sensor harus pas, tidak kencang).
Bersihkan situs kering untuk menghilangkan keringat, lotion, atau kotoran (hasil miring kelembaban).
Lepaskan cat kuku (cat gelap menyerap cahaya), kuku akrilik, atau perhiasan - Gunakan jari/tangan lain jika cat tidak dapat dilepas.
3. Oleskan sensor
Model ujung jari: Geser jari sepenuhnya ke dalam sensor; Sejajarkan kuku dengan cahaya - sisi emisi (sering ditandai). Fit Snugly - Terlalu ketat membatasi aliran darah.
Pergelangan tangan - model usang/klip: Jepit sensor dengan lembut ke jari, sejajarkan sumber/detektor cahayanya dengan tempat tidur kapiler (di bawah paku).
4. Ambil bacaan
Tetap diam: Duduk/berbohong dengan nyaman, jaga agar tangan/kaki terukur santai dan setinggi jantung (misalnya, di atas meja). Gerakan menyebabkan "artefak gerak" yang tidak akurat.
Tunggu stabilisasi: Nyalakan perangkat - Ini mendeteksi pulsa dan menunjukkan spo 2 + denyut nadi (bpm) dalam 5-10 detik. Untuk reliabilitas, tunggu 1-2 menit sampai nilai SPO2 stabil.
5. Menafsirkan hasil
Kisaran normal: 95% –100% untuk orang dewasa yang sehat (udara kamar) . 92% - 94%=hipoksemia ringan (monitor erat); Di bawah 92%=Konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan (terutama dengan sesak napas/nyeri dada).
Periksa Korelasi Pulsa: Pastikan BPM oksimeter cocok dengan jumlah pulsa manual (pergelangan tangan/leher). Celah besar mungkin berarti sensor yang disalahgunakan atau perangkat yang salah.
Catatan Akurasi Utama
Hindari perfusi yang buruk: Tangan dingin yang hangat (misalnya, gosok bersama) atau kendurkan pakaian ketat - dehidrasi/guncangan mengurangi aliran darah perifer, memalsukan pembacaan rendah.
Bukan pengganti untuk tes ABG: Pulsa oksimetri adalah alat penyaringan; Tes gas darah arteri (ABG) lebih akurat untuk mengukur oksigen arteri.
Pertahankan perangkat: Kalibrasi secara teratur (per instruksi pabrik), terutama untuk penggunaan klinis.
Ikuti langkah -langkah ini untuk pembacaan SPO2 yang andal dalam pemantauan rumah, perawatan klinis, atau post - operasi.





